Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Selasa, 30 April 2013

Perkembangan dan Pertumbuhan Internet

Meski belum menjamah pelosok terpencil di Indonesia, internet bukan lagi barang asing bagi warga Indonesia. Facebook, Twitter, chatting, melihat dan berkirim surat elektronik, bahkan untuk mengecek cuaca dan konversi mata uang, Internet bisa diandalkan, sungguh memudahkan orang melakukan banyak hal. Menemukan teman masa kecil yang lama tak bersua pun tak lagi ribet.
Bahkan kini, setelah teknologi hubungan internet lewat udara alias Wi-Fi ditemukan plus internet dalam ponsel, orang tak lagi harus terikat komputer dan kabel berseliweran. Tinggal aktifkan GPRS, di manapun anda bisa berseluncur, bahkan jika mau di WC sekalipun.
Berkomunikasi dengan saudara atau teman dari belahan dunia bukan lagi perkara sulit. Dunia telah dilipat, begitu menurut Yasraf Amir Piliang dalam sebuah buku (1998).
Namun tahukah anda, bahwa untuk mendapat kemewahan teknologi internet yang kita rasakan sekarang, begitu banyak tahapan yang harus dilalui? Berikut ini adalah langkah-langkah besar, sekaligus peristiwa yang menjadi penanda utama perkembangan dan pertumbuhan internet di dunia seperti yang dilansir oleh AFP, Senin (31/8).
1969: Pada tanggal 2 September, dua komputer di Universitas California, Los Angeles, bertukar data tidak penting pada pengetesan pertama Arpanet, sebuah jaringan militer bersifat uji coba. Koneksi pertama antara dua situs –UCLA dan Institut Riset Stanford di Menlo Park, Calif–berlangsung pada 29 Oktober, meski jaringan mengalami crash setelah dua surat pertama dengan kata “logon” dikirim. UC Santa Barbara dan University of Utah bergabung kemudian dalam jaringan itu.
1970: Aparnet mendapat titik kordinat pertama hubungan dengan Kawasan Pantai Timur di Bolt, Beranek dan Newman di Cambridge Massachuset.
1972: Ray Tomlinson memasukan email ke dalam jejaring, memilih @ sebagai simbol “at” sebagai cara untuk membedakan alamat email yang dimiliki sistem lain.
1973: Arpanet memperoleh titik kordinat hubungan internasional pertama di Inggris dan Norwegia.
1974: Vint Cerf dan Bob Kahn mengembangkan teknik komunikasi bernama, TCP, membuat berbagai jejaring mampu untuk memahami satu sama lain, menciptkan Internet sejati. Konsep kemudian terbagi menjadi TCP/IP sebelum adopsi formal apda 1983.
1983: Sistem nama Domain diajukan. Menciptakan akhiran seperti “.com” “.gov” dan “.edu” lahir setahun kemudian.
1988: Salah satu worm (cacing) Internet pertama, Morris, membuat lumpuh ribuan komputer.
1989: Quantum Computer Services, kini AOL, mengenalkan layanan America Online untuk Macintosh dan komputer Apple II, memulai ekspansi yang akan menghubungkan sekitar 27 warga Amerika secara online pada 2002.
1990: Tim Berners-Lee menciptakan World Wide Web ketika mengembangkan cara untuk mengontrol komputer jarak jauh dari Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir, CERN.
1993: Marc Andreessen dan para koleganya di Universitas Illinois menciptakan Mosaic, browser jejaring pertama yang mengombinasikan grafis dan teks di satu tampilan, membuka Web ke dunia luar dengan software yang mudah digunakan.
1994: Andreessen and beberapa orang di tim Mosaic membentuk perusahaan untuk mengembangkan browser Web komersial pertama, Netscape, mengusik keberadaan Microsoft Corp. dan pengembang lain yang membidik potensi komersial dalam Web. Dua pengacara imigrasi mengenalkan dunia pada spam, lewan iklan layanan lotere green card mereka.
1995: Amazon.com Inc. membuka pintu virtual perusahaan mereka.
1998: Google Inc. menggagas sebuah proyek yang dimulai dari ruang asrama Stanford. Delegasi Pemerintah AS mengawasi kebijakan nama domain di Internet Corporation untuk Menetapkan Nama dan Nomor, atau ICANN. Departemen Kehakiman AS dan 20 negara bagian menggugat Microsoft, menuduh pembuat OS Windows itu menggunakan kekuatan untuk menindas pasar demi mencegah kompetisi dari Netscape dan pihak lain.
1999: Napster mempopulerkan sistem berbagi file di dunia musik dan menginspirasi penerus sejenis yang akhirnya mengubah industri rekaman musik secara permanen. Populasi internet dunia melewati angka 250 juta.
2000: Booming dan merebaknya dot-com pada 1990-an menjadi sebuah puncak baru ketika teknologi perusahaan mulai merosot. Amazon.com, eBay dan situs-situs lain lumpuh dalam penyebaran pertama, denial-of-service attack (serangan penghadang layanan). Situs-situs tersebut dibanjiri dengan pengunjung-pengunjung palsu sehingga pengunjung asli tak mampu mengkses.
2002: Populasi internet dunia melampaui 500 juta.
2004: Mark Zuckerberg mulai meluncurkan Facebook, sebagai produk kedua di Havard University.
2005: Situs video-sharing, YouTube, meramaikan dunia maya.
2006: Populasi internet dunia melewati angka 1 milyar.
2007: Apple Inc. merilis iPhone, mengenalkan jutaan manusia lebih ke akses internet nirkabel
2008: Populasi internet dunia tembus 1,5 milyar. Populasi internet Cina mencapai 250 juta, mengungguli populasi di Amerika Serikat, mengukuhkan diri sebagai negara dengan pengguna internet terbesar di dunia. Pengembang Netscape menarik diri sebagai browser pioner. Firefox tetap berjaya. Maskapai besar mengintensifkan upaya mengusung layanan internet dalam penerbangan.
2009: The Seattle Post-Intelligencer menjadi surat kabar harian besar pertama yang beralih online sepenuhnya, tak lagi mencetak berita dalam kertas melainkan menayangkan kabar berita terbaru tiap menit dan detik lewat internet. Google mengumumkan sistem operasi (OS) pertama gratisan, Chrome, didesain bagi pengguna–terutama mereka yang berpengalaman–di dalam web.

Sejarah Internet


Sejarah internet dimulai dari jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Daftar kejadian penting dalam sejarah perkembangan internet
  • 1957 > Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
  • 1958 > Sebagai buntut dari “kekalahan” Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
  • 1962 > J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di manakomputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
  • Awal 1960-an > Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata. Pertengahan 1960-an > ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan “Cooperative Networking of Time-sharing Computers”, dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
  • 1965 > Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
  • 1968 > Jaringan Tymnet dibuat.
  • 1971 > Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
  • 1972 > Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai “Bapak Internet”.
  • 1972-1974 > Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
  • 1973 > ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
  • 1974 > Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “A Protocol for Packet Network Interconnection”.
  • 1974 > Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
  • 1977 > Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
  • 1978 > Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
  • 1979 > Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis. Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie. Awal 1980-an > Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia. Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung. Layanan BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP). CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
  • 1982 > Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut. Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut. Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
  • 1986 > Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS(Domain Name System)yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer
Demikianlah artikel mengenai Sejarah Internet, semoga artikel ini tentunya dapat membeirkan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[ki]

Kegunaan Internet

Ok.. dalam kesempatan yang paling berharga ini saya akan membahas tentang internet. Mungkin kebanyakan orang sudah mengetahui apa fungsi atau kegunaan internet..? Tentu berbagai macam pendapat yang disampaikan.. bener nggak? :) diantaranya internet sebagai tempat jual-beli barang, tempat mencari teman/ kenalan seperti membuat facebook ( tak kenal maka tak sayang, he..he..), mengisi waktu buat ngobrol ngalor-ngidul/ chatting menggunakan yahoo massengger, bermain game online (kalo yang ini buang-buang waktu he.. he.. maaf ya buat yang suka ngegame, soalnya ngegame bikin lupa waktu and lupa diri, tapi bagus juga koq buat ngasah kreatifitas), download video & musik (buat yang hobi nonton dan dengerin musik), sebagai fasilitas mentransfer uang (seperti klik BCA), bahkan ada juga yang menggunakan internet sebagai fasilitas untuk menyimpan dokumen digital seperti file2 penting, seperti foto, video,dll dari pada memenuhi ruang disk pribadi, tetapi untuk yang paling trend saat ini internet digunakan sebagai sarana untuk berbisnis atau mencari uang tambahan “mungkin ini yang paling asyik untuk dibahas”, dan masih banyak kegunaan internet yang lain.., tetapi secara garis besarnya internet adalah sebagai media Informasi & Komunikasi.
Ada sebagian orang yang berpikir negative tentang internet, tetapi tidak semuanya yang ada di internet itu menipu. Asal kita mau belajar internet dan melakukan penelitian ala detektif, caranya cari tahu di mesin pencari/ search google, kita lihat apakah bisnis online yang akan kita ikuti menipu nggak? Kalau menipu pasti ada comment dari orang-orang yang telah mengikuti bisnis online tersebut, mudah bukan..
Untuk memulai bisnis kita perlu belajar internet dulu, contohnya seperti membuat email, membuat akun facebook, download, dll,  cara-cara yang saya sebutkan di samping sudah tersedia di Internet, seperti ketika Anda membuka blog ini telah membaca tentang kegunaan internet.. bener nggak…? Maaf kalau penulis menfokuskan pada bisnis internet, karena topik inilah yang paling disukai penulis.. he..he..
Banyak sekali macam bisnis internet/ bisnis online, tapi buat pemula disarankan memulai yang mudah-mudah dulu seperti ikut PTC, menjadi reseller, atau kalau punya produk bisa lewat forum jual beli seperti kaskus, dan mengikuti semua bisnis lain yang modalnya minim, entar kalau sudah mahir baru buat blog dan bisa mempromosikan segala macam bisnis kita melalui blog, tapi belum cukup sampai disitu, blog kita harus kita optimasi, istilahnya SEO dalam internet, supaya blog kita tampil dihalaman pertama pencarian, melakukan optimasi blog dengan memilih kata kunci tertentu, maka blog kita akan banyak yang mengunjungi. Siip.. :)
Ok.., yang terpenting dalam mengikuti bisnis online supaya menunai hasil adalah dream / tujuan yang jelas, juga diperlukan sikap pantang menyerah sebelum berhasil dan selalu positif thinking.

Keunggulan dan Kelemahan Internet

KEUNGGULAN

1. Akses 2.4 jam
Akses informasi di Internet tidak dibatasi waktu, karena dengan lingkup global, dunia maya yang dihadirkan ‘tidak pernah tidur’. Misainya, saat sebagian besar orang di Yogyakarta terielap di tengah malam, masyarakat di New York justru sedang sibuk-sibuknya bekerja. Perbedaan zone waktu sudah tidak lagi menjadi kendala untuk menelusuri data di dunia maya. Responden penelitian yang dilakukan lewat Internet bisa memberikan respon atau jawaban sesuai dengan kondisi dan situasi yang dikehendaki masing-masing individu.

2. Kecepatan
Bila dibandingkan dengan sumber data tradisional, riset melalui Internet jauh lebih cepat, karena bersifat real-time. Kita tinggal mengkilk berbagal icon, selanjutnya tinggal menunggu hasil (tentunya tergantung pada fasilitas modem dan ISP atau Internet Service Provicer yang dipergunakan). Pencarian informasi secara elektronik melalui mesin pencarl (search engines) sangat menghemat waktu, apalagi kalau dibandingkan dengan pencarian lewat katalog perpustakaan atau pencarian buku/majalah/jurnal dirak-rak perpustakaan. Dalam hal sampling, halaman web juga menjanjikan proses yang lebih cepat dan lebih murah.

3. Kenyamanan
Penelitian lewat Internet tidak harus menghadapi berbagai persoalan birokratis, seperti ijin dari berbagai instansi untuk keperluan peilgumpulan data, ‘kerahasiaan’ informasi, dan keharusan untuk datang sendirl keinstansi bersangkutan. Selain itu, berbagai fitur (features) yang dirancang khusus dan user-ftiendly sangat memudahkan peneliti mengakses berbagal situs Internet.

4. Kemudahan akses
Menjamurnya bisnis warnet (warung Internet) di Indonesia (khususnya di kota-kota besar) membuat akses terhadap Internet menjadi lebih mudah. Persaingan antarwarnet dalam hal harga, kecepatan akses, dan fasilitas pendukung lainnya membuat para pengguna Internet lebih nyaman dan mudah memanfaatkan Internet untuk keperluan riset maupun tujuan lainnya.

5. Biaya relatif
Dibandingkan dengan membeli jurnal asli (misalnya McKinsey Quarterly), penelusuran informasi lewat Intemetjauh lebih murah. Apalagi banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara cuma-cuma. Peneliti tinggal men-download atau mencetak file/naskah tertentu sesuai kebutuhannya.

6. Interaktivitas dan fleksibilitas
Topik dan hasil riset bisa didiskusikan melalui sarana mailing list atau chatting tertentu. Selain itu, peneliti juga bisa mengikuti perkembangan terbaru atau meminta komentar dan penilaian dari berbagai pihak mengenai hasil penelitiannya.

KELEMAHAN

1. Ketergantungan pada jaringan telepon dan Internet Service Provider (ISP)
Fasilitas jaringan telepon dan ISP sangat berpengaruh terhadap biaya pemakaian Internet dan kemungkinan akses secara keseluruhan. Hingga saat ini, biaya penggunaan Internet di Indonesia masih relatif mahal, karena tarif telepon ditentukan berdasarkan pulsa yang digunakan, bukannya atas dasar jumlah panggilan (number of calls). Selain itu, saluran telepon di Indonesia masih relatif lambat, yang pada gilirannya menyebabkan waktu akses menjadi lebib lama dan biaya akses menjadi mahal. Sementara itu, terbatasnya bandwidth sistem transmisi yang disediakan ISP dan banyaknya pelanggan yang mengakses pada waktu bersamaan memperparah akses terhadap Internet.

2. Selektivitas dan anonimitas
Salah satu persoalan dalam riset lewat Internet adalah sulitnya mengidentifikasi identitas responden. Setiap orang, termasuk yang bukan target respon, bisa mengisi kuesioner secara on-line tanpa bisa dicegah atau dibatasi. Belum lagi -adanya kenyataan bahwa setiap orang bisa memiliki sejumlah alamat e-mail berbeda dan belum tentu menggunakan identitas asli. Semua ini membuat riset secara on-line harus benar-benar selektif dalam menentukan sampling dan cara responden memberikanjawaban.

3. Karakteristik demografis pemakai Internet
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Internet lebih efektif untuk menjangkau responden yang termasuk kelompok berdaya beli atau berpenghasilan dan berpendidikan relatif tinggi. Dengan demikian Internet kurang efektif bagi penelitian yang kelompok sampeinya adalah masyarakat golongan menengah ke bawah.

4. Clutter dan “never-ending search”
Informasi yang tersedia di Internet sangat besar jumlahnya, namun tidak semuanya dibutuhkan. Pencarian tanpa strategi khusus bisa diibaratkan mencari jarum’ * dalam jerami, sehingga sang peneliti ‘terjerumus’ ke dalam belantara informasi tanpa ujung. Ini
sering membuat peneliti pemula di Internet mengalami frustrasi, karena bukannya mendapatkan informasi, tet.api justr’u menghabiskan waktu dan uang untuk pencarian yang tak tentu arah. Selain itu, godaan di Internet relatif amat besar, terutama bagi mereka yang suka menelusuri situs-situs pornografi, yang ujung-ujungnya membuat pencarian informasi menjadi tidak efektif dan lepas kendali.

5. Reliabilitas dan validitas sumber acuan hasil riset
Setiap orang bebas membuka homepage sendiri dan menampilkan berbagai informasi di sana. Implikasinya, tidak semua data dan informasi yang didapatkan lewat Internet andal dan valid untuk dijadikan acuan dalam penelitian. Selain itu, sumber informasi di Internet mudah berubah, misainya homepage yang telah berubah atau bahkan sudah tidak ada lagi. Akibatnya, peneliti harus selalu mencermati perubahan tersebut bila mengutip sumber bersangkutan.

6. Virus
Salah satu masalah yang juga tak katah peliknya adalah risiko terkena virus komputer yang mudah menyebar lewat jaringan Internet, baik lewat e-mail maupun file-file yang di-download.

Pengertian Internet

Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.
Pengertian internet menurut para ahli :

- Lani Sidharta, menyatakan bahwa internet adalah suatu interkoneksi sebuah jaringan komputer yang dapat memberikan layanan informasi secara lengkap. Dan, terbukti bahwa internet dilihat sebagai media maya yang dapat menjadi rekan bisnis, politik, sampai hiburan. Semuanya tersaji lengkap di dalam media ini.

- Khoe yao tung menyatakan bahwa intenet adalah jaringan yang satelit komunikasi yang fungsinya sangat beragam dan tentu merupakan pendukung internet di seluruh dunia.

Merancang Jaringan TCP/IP Dan Hal Yang Harus Di perhatikan Agar Jaringan Dapat Bekerja Dengan Baik

1. Click Start => Setting => Control Panel sampai keluar kotak dialog Control Panel (seperti terlihat digambar dibawah ini)


2. Double-Click Icon Network Connection sampai keluar kotak dialog Network Connection

3. Double-click Icon Local Area Connection sampai keluar kotak dialog Local Connection Area Status
4. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotak dialog Local Area Connection
Properties sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol

5. Klik use the following IP Address , Masukkan data-data IP Address. IP Address computer 1adalah 192.168.1.1 komputer 2 : 192.168.1.2 dst, dengan subnet mask 255.255.255.0 . sedangkan untuk gateway dikosongkan saja, karena jaringan LAN tidak terhubung ke jaringan LAN lain/internet.

6. Setelah data-data setting TCP/IP ini dimasukkan, click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties.
7. click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
8. Click Star => Run => sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD sampai keluar kotak dialog baru “command”
9. Di kotak dialog “Command” tadi, ketikkan : ipconfig . Jika Ethernet dari computer belum tersambung dengan LAN, akan keluar hasil seperti gambar dibawah.


Ipconfig (sorry gbrnya pake IP 134.114.70.143 dan ada gatewaynya, seharusnya 192.168.1.1 dan ga ada gatewaynya)

10. Lakukan test ping koneksi dengan computer sebelah (computer dengan ip address 192.168.1.2, 192.168.1.3, dsb), dengan mengetik pada command prompt:

C:\Documents and Settings\Lenovo>ping 192.168.1.2
Pinging 192.168.1.1 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=3ms TTL=64
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=3ms TTL=64
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=2ms TTL=64
Reply from 192.168.1.2: bytes=32 time=2ms TTL=64

beberapa hal yg harus diperhatikan agar jaringan dapat berjalan dengan baik :

Pertama,  yang harus diperhatikan adalah FAULT TOLERANCE. Fault tolerance atau toleransi kesalah merupakan suatu pemahaman dimana ketika membangun suatu jaringan, bagaimana seluruh infrastruktur yang dibangun dapat terus berjalan tanpa adanya gangguan. Dan ketika ada gangguan yang mungkin menyebabkan kesalahan dan kegagalan operasional, sistem tetap berjalan semestinya tanpa mengalami penurunan performa maupun berhentinya aktivitas sistem. Fault tolerance dilakukan dengan melakukan redundancy terhadap jaringan yang akan kita bangun. Redundansi dapat dilakukan dengan cara menduplikasi jalur (path) yang digunakan untuk mentrasmisikan informasi baik secara physical maupun logical. Contoh dari redundansi yang dapat dilakukan terhadap suatu jaringan komputer dapat dilihat pada gambar berikut.
Jika kita perhatikan gambar di atas, nampak 4 buah router yang dihubungkan secara redundan. Router di kanan dan kiri masing-masing memiliki 2 link dimana hal ini bertujuan untuk mengantisipasi jika salah satu router terluar mati, maka koneksi dari netwok yang sejalur dengan router yang mati tersebut dapat terus berjalan. Pada gambar, walaupun router luar sebelah kiri mengalami kegagalan, namun network yang ada di sebelah kiri masih tetap bisa melakukan koneksi ke luar karena router dalam sebelah kiri memiliki link ke router luar sebelah kanan.
Fault tolerance juga berkaitan dengan failover cluster dan load balancing. Secara sederhana, failover cluster merupakan kumpulan dari device (misalnya server) yang saling terhubung dimana ketika salah satu server mengalami kegagalan operasional, maka server-server lain yang sedang aktif maupun menunggu trigger dari failed-server akan mengambil alih proses yang sedang dihandle oleh server yang mengalami kegagalan sistem tersebut. Sedangkan pengertian  load balancing secara sederhana, merupakan kumpulan dari device (misalnya server) yang saling terhubung dan saling berbagi sumber daya untuk menyeimbangkan (balance) beban kerja (workload) dalam mengelola proses. Berikut adalah definisi load balancing menurut Wikipedia.
Load balancing is a computer networking methodology to distribute workload across multiple computers or a computer cluster, network links, central processing units, disk drives, or other resources, to achieve optimal resource utilization, maximize throughput, minimize response time, and avoid overload. “
Kedua, yang harus diperhatikan ketika membangun suatu jaringan komputer adalahSCALABILITY. Inti dari scalable adalah bagaimana menjaga performa dari jaringan komputer agar tidak berkurang ketika akan melakukan ekspansi jaringan( penambahan user dan netwok ).  Hal ini yang sering dialami oleh service provider (misalnya ISP) dimana walaupun pengguna ISP bertambah banyak, ISP harus tetap dapat menjaga performa dari jaringan yang dibangun.
Ketiga, hal yang harus diperhatikan ketika membangun suatu jaringan komputer adalahQUALITY OF SERVICE. Berdasarkan Wikipedia, ” The quality of service (QoS) refers to several related aspects of telephony and computer networks that allow the transport of traffic with special requirements“. Nah kata kuncinya adalah requirement alias kebutuhan. Inti dari QoS dalam jaringan komputer adalah bagaimana kita membagi-bagi “jatah” resource sesuai dengan kriteria yang ditentukan dalam suatu organisasi, misalnya berdasarkan posisi jabatan atau departemen. Contoh simple dari QoS adalah seperti yang ditunjukkan gambar berikut.
Diasumsikan suatu perusahaan memiliki 3 layanan yang convergence, yaitu voice, financial transaction, dan web page. Ketika ketiga layanan ini digunakan secara bersama-sama dengan user yang sangat sedikit atau saling bergantian, maka performa dari jaringan akan seperti biasa, bahkan mungkin lebih cepat ketika kita sendirian yang menggunakannya. Namun ketika secara bersama-sama ketiganya dipakai oleh jumlah user yang banyak, apa yang terjadi? Ya, harus ada yang dikorbankan :D Jika tidak menerapkan QoS, maka mungkin tidak jelas layanan mana yang akan terkena imbasnya. Namun dengan menerapkan QoS, berarti kita menerapkan prioritas. Berdasarkan gambar di atas, VoIP memiliki prioritas yang paling tinggi. Finansial transaction medium priority, dan web page low priority. Dari priority yang diterapkan sudah jelas bahwa VoIP yang paling stabil jika ketiga layanan digunakan secara bersamaan.  Jadi semua jenis komunikasi melalui media yang sama, namun dengan prioritas yang berbeda.
Keempat, hal yang ahrus diperhatikan ketika membangun suatu jaringan komputer adalah SECURITY. Security alias keamanan dari jaringan kadang luput dari pengawasan kita dan bahkan terkesan kurang diperhatikan. Intinya adalah bagaimana membuat jaringan komputer yang kita bangun aman baik dari internal attacker maupun external attacker. Dalam security, ada 3 hal yang haus diperhatikan yaitu CIA (Confidentiality, Integrity, Availability).
Confidentiality = Bagaimana kerahasiaan dari informasi dan komunikasi bisa terjaga dan hanya user dengan privilege tertentu yang dapat mengaksesnya.
Intergrity = Bagaimana integritas dari suatu informasi dan komunikasi dapat dipertanggungjawabkan dan dipercaya, sehingga andaikan informasi berisi “A” maka harus sampai tujuan dengan isi “A” pula tanpa adanya perubahan secara ilegal.
Availabilty = Bagaimana suatu informasi dan komunikasi dapat selalu tersedia walaupun terjadi interverensi misalnya ketika jaringan terkena serangan DDoS dan virus, informasi yang diproses harus tetap tersedia meskipun infrastruktur jaringan baik secara fisik maupul logical mungkin terkena imbasnya. Availability juga berarti memiliki kepastian akses yang tepat dan dapat diandalkan untuk layanan data untuk pengguna yang berwenang.

Sebutkan fungsi dari jaringan?

  • Membagi sumber daya

Jaringan computer dapat digunakan sebagai sarana untuk membagi sumber daya. Sumber daya tersebut bisa berupa printer, atau sumber daya berupa data-data, software. Dengan adanya jaringan computer maka sumber daya dapat dikurangi

  • Reliabilitas tinggi

Jaringan computer memungkinkan kita untuk mengkopi data-data ke dua atau tiga computer, bahkan lebih. Dengan demikian apabila computer salah satu computer rusak, data-data yang didalamnya hilang, kita masih dapat menggunaakan data yang tersimpan di computer lain.

  • Menghemat uang

Dengan menggunakan jaringan computer,perusahaan dapat menghemat peralatan yang harus digunakan, misalnya printer. Dengan adanya jaringan computer, satu printer dapat di gunakan oleh lebih dari satu computer.

  • Sarana komunikas

Jaringan computer dapat dimanfaatkan untuk komunikasi misalkan memberikan pengumuman rapat kepada karyawan, jadi pimpinan tidak perlu repot mencetak pengumuman. Pimpinan tinggal mengirimkan pengumuman kepada karyawan dengan jaringan computer

Sebutkan kelebihan dan kekurangan dari wireless LAN?

Kelebihan Wireless
Wireless LAN menawarkan beberapa kelebihan seperti produktivitas, kenyamanan, dan keuntungan dari segi biaya bila dibandingkan dengan jaringan kabel tradisional.

· Mobility : Sistem wireless LAN bisa menyediakan user dengan informasi access yang real-time, dimana saja dalam suatu organisasi. Mobilitas semacam ini sangat mendukung produktivitas dan peningkatan kualitas pelayanan apabila dibandingkan dengan jaringan kabel

· Installation Speed and Simplicity : Instalasi sistem wireless LAN bisa cepat dan sangat mudah dan bisa mengeliminasi kebutuhan penarikan kabel yang melalui atap atau pun tembok.

· Installation Flexibility : Teknologi wireless memungkinkan suatu jaringan untuk bisa mencapai tempat-tempat yang tidak dapat dicapai dengan jaringan kabel.

· Reduced Cost-of-Ownership : Meskipun investasi awal yang dibutuhkan oleh wireless LAN untuk membeli perangkat hardware bisa lebih tinggi daripada biaya yang dibutuhkan oleh perangkat wired LAN hardware, namun bila diperhitungkan secara keseluruhan, instalasi dan life-cycle costnya, maka secara signifikan lebih murah. Dan bila digunakan dalam lingkungan kerja yang dinamis yang sangat membutuhkan seringnya pergerakan dan perubahan yang sering maka keuntungan jangka panjangnya pada suatu wireess LAN akan jauh lebih besar bila dibandingkan dengan wired LAN.

· Scalability : Sistem wireless LAN bisa dikonfigurasikan dalam berbagai macam topologi untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang beragam. Konfigurasi dapat dengan mudah diubah Mulai dari jaringan peer-to-peer yang sesuai untuk jumlah pengguna yang kecil sampai ke full infrastructure network yang mampu melayani ribuan user dan memungkinkan roaming dalam area yang luas.

Kekurangan wireless
Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni

· kelemahan pada konfigurasi dan

· kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan.

Salah satu contoh penyebab kelemahan pada konfigurasi karena saat ini untuk membangun sebuah jaringan wireless cukup mudah. Banyak vendor yang menyediakan fasilitas yang memudahkan pengguna atau admin jaringan sehingga sering ditemukan wireless yang masih menggunakan konfigurasi wireless default bawaan vendor. Penulis sering menemukan wireless yang dipasang pada jaringan masih menggunakan setting default bawaan vendor seperti SSID, IP Address , remote manajemen, DHCP enable, kanal frekuensi, tanpa enkripsi bahkan user/password untuk administrasi wireless tersebut. WEP (Wired Equivalent Privacy) yang menjadi standart keamanan wireless sebelumnya, saat ini dapat dengan mudah dipecahkan dengan berbagai tools yang tersedia gratis di internet. WPA-PSK dan LEAP yang dianggap menjadi solusi menggantikan WEP, saat ini juga sudah dapat dipecahkan dengan metode dictionary attack secara offline.

Dalam jaringan berbasis luas/wirelessapakah perlu dilakukan perawatan? kalau perlu berapa jangka waktu perawatannya? mengapa harus dilakukan perawatan? pada bagian apa saja?

Perlu, jangka waktunya sebulan jika tidak ada perawatan maka perangkat wire less akan cepat rusak dan dapat mati total. karena sebuah perangkat bila tidak terawat akan memperhambat kinerja perangkat tersebut sehingga kinerja berjalan sangat lambat bahkan bisa rusak. Jangka waktu perawatannya kurang lebih 2 minggu sekali. Agar kualitas dan kinerja perangkat stabil dan tidak terjadi kerusakan-kerusakan pada komponen yang ada di dalamnya. Pada bagian Perangkat Keras (PC,HUB/Switch,Router,Acces Point,Antena,Kabel dan Modem) radio outdoor/indoor, wireless router dan mengatur radio tersebut melalui
software sesuai merk radio/wireless

Peralatan vital yang harus dimiliki untuk membangun sebuah jaringan berbasis luas/wireless beserta fungsinya masing- masing

Antena Grid 2,4/Omni 19dbi
Fungsinya adalah dimana antenna ini adalah menerima dan mengirim signal data dengan sisitem gelombang radio 2,4 Mhz.Dimana datatersebut bisa dalam bentuk intranet atau internet.
 
 
Radio outdoor/indoor
Berfungsi menghubungkan proses input/output frekuensi 2,4 MhZ keEthernet Card ( Eth0 ) atau komputer.
 
 
HUB/switch
Hub/switch berfungsi sebagai terminal atau pembagi sinyal data bagikartu jaringan (Network Card).
 
 
WireLess Router
Bisa juga berfungsi menjadi switch hub dan sebagai radio indoor
dimana menghubungkan frekuensi 2,4 Mhz ke PC( Personal computer).
 
 
 
Kabel dan Konektor
Kabel dan konektor berfungsi sebagai media penghubung antara
komputer client dengan komputer client yang lain atau dengan
peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan.